Depok…
Depok adalah sebuah kota di sebelah selatan ibukota Indonesia. Depok mengalami perkembangan yang pesat sebagai kota penyangga ibukota. Berdasarkan sejarah, kota Depok sebenarnya sudah ada sejak dulu. Dahulu, Kota Depok dahulu merupakan sebuah dusun terpencil ditengah hutan belantara, yang kemudian pada tanggal 18 Mei 1696 seorang pejabat tingi VOC Cornelis Cahstelein membeli tanah yang meliputi daerah Depok dan sedikit wilayah Jakarta Selatan serta Ratujaya Bojong Gede. Selanjutnya tahun 1871 Pemerintah Belanda mengizinkan daerah Depok membentuk Pemerintahan dan Presiden sendiri.
Sekarang, Depok sudah beruah total menjadi sebuah kota yang padat aktivitas. Bagaimana wajah Kota Depok sekarang?
- Jalan Margonda yang selalu macet di pagi hari dan sore hari
- Kawasan Universitas Indonesia yang memicu perkembangan perekonomian di Depok
- Berdirinya hiper market yang memicu kemacetan di Depok
- Masalah sampah yang tidak selesai
- Masalah transportasi umum yang kurang nyaman
Saya masih ingat beberapa tahun yang lalu masih sempat berdiskusi langsung dengan Nur Mahmudi Ismail, yang sekarang menjadi Walikota Depok. Perjalanan menjadi Walikota Depok memang sangat panjang dan terjal, bahkan hingga harus berurusan dengan Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi. Kala itu, saya dengan teman-teman berdikusi tentang masalah pertanian di kontrakan kami yang agak berantakan.
Well, selamat kepada Nur Mahmudi Ismail yang sudah menjadi pemimpin Kota Depok.
Namun, tibalah waktu untuk mewujudkan janji-janji yang telah diucapkan. Namun kenyataan berbicara lain :
- Memberikan santuan duka Rp 2 juta kepada setiap warga miskin yang meninggal. Apakah sudah terealisasi dengan sempurna?
- Depok yang makin macet, misalnya jalan Margonda. Padahal dulu pernah berjanji memperbaiki transportasi di Depok.
- Beberapa ruas jalan yang rusak. Beberapa hari lalu saya lewat di jalanan daerah Beji dan Sawangan, ternyata di sana juga masih banyak jalan yang rusak parah
- Pasar tradisional yang makin semrawut
Yang terjadi malah, saya melihat ketidakakuran elit politik di Kota Depok. Bagaiman mau mewujudkan janji kalau berita yang terdengar hanya pertikaian politik di Kota Depok? Beberapa bulan yang lalu, ketika saya membeli koran lokal, seperti Monitor Depok, yang tertulis berita tentang pertikaian politik antara Nur Mahmudi dan politisi DPRD Kota Depok.
Haduh…. apa Nur Mahmudi itu memang tidak lihai bermain politik? Kalau begitu, kenapa dulu maju sebagai calon Walikota Depok? Ada-ada saja!
Saya sebagai seorang yang tinggal di Depok, tidak melihat kemajuan Kota Depok selama dua tahun ini. Malah yang terjadi adalah Depok yang makin banyak sampah dan semrawut serta makin macet. Huh…menyebalkan!
Beberapa hari yang lalu ketika hujan deras dan saya naik motor lewat jalan Margonda, yang terjadi justru banjir di jalan Margonda dan menyebabkan kemacetan panjang. Saya masih ingat dulu Nur Mahmudi Ismail pernah menyampaikan khutbah Jumat di Mesjid Ukhuwah Islamiyah Universitas Indonesia dan menantang mahasiswa UI untuk berperan lebih jauh. Sekarang, mestinya kita perlu menantang balik Nur Mahmudi, hal positif apa yang sudah dirasakan warga Kota Depok hingga saat ini?
Argumentasi saya dalam tulisan ini bukan merupakan sebuah kampanye negatif bagi Nur Mahmudi Ismail. Saya tidak terikat pada partai tertentu dan tidak memiliki tujuan selain menyampaikan hati nurani seorang rakyat yang tidak memiliki kekuasaan.
sudah ngomong langsung dengan pak nurmahmudi soal hal ini? apa jawaban beliau? kalau belum ya sebaiknya tanya dulu ke orangnya
Wah….sepertinya sudah banyak yang berbicara tentang soal ini. Seorang pemimpin yang bijak mestinya sudah bisa melihat masalah yang secara gamblang didepan mata sebelum di kritik orang lain. Misalnya via media massa, seperti blog, koran dan milis, sudah banyak kok yang berbicara tentang ini.
Benar..
masalah kota Depok memang cukup kompleks. Kalau kita sebagai masyarakat kota Depok merasa bahwa pemimpin di kota ini kurang “becus”, marilah kita sebagi masyarakat “membecuskan” diri.
ketidakbecusan mereka juga bukan salah mereka sendiri. salah kita juga, mengapa dulu kita biarkan mereka menjadi peminpin di kota ini. Nasi sudah jadi bubur coy..
memang , melihat kekurangan orang sangat mudah. yang sulit itu adalah mengubah kekurangan itu menjadi sesuatu yang lebih baik.
apa yang bisa kita lakukan? ya paling tidak jangan menambah permasalahan yang ada… dan kalau memang bisa, mari bersama-sama dukung pemerintah dan perbiki kota kita tercinta ini..
hidup mahasiswa!!!
hidup masyarakat Depok!!!
Hidup rakyat Indonesia
Memang pengembangan tata kota tak bisa dihindari, cukup kompleks dengan adanya modernisasi. Sekarang semua kota yang kecil menjadi besar, semua ingin seperti Jakarta. Lihat saja sekarang mulai banyak mall, hipermarket dan pusat2 belanja lainnya di depok. Semua berkembang seiring dengan kebutuhan masyarakat. Pasar-pasar tradisional masih tetap ada, setidaknya dengan dibangunnya mall di depok jadi mengurangi kemacetan di ibukota Jakarta (walaupun DKI tetap macet) setidaknya tidak semua orang depok akan pergi ke DKI hanya untuk ke Mall. Yah..hal yang bisa kita lakukan adalah tidak menambah permasalahan yang ada. Amin.
depok ajang unjuk rasa angkot, hampir setiap hari ada saja trayek angkot yang demo. pak wali ganti – ganti kadis dllajr sama aja nol besar tidak bisa mengatasi masalah jalur angkot. Hanya mau ursan yang berbau kenikmatan sesaat dan siap masuk jurang neraka terdalam.
mo dibawa kemane nich kota depok udah macet, padet ?? yang kelihatan cuma mall22 macetnya doang nich,…kapan RSUD depok beroperasional rawat inap, icu, kamar operasi & pelayanan2 dll. jangan cuma supermarket aja yang terus mencuat tapi pajaknya ada ga yah ??.. Saatnya kota depok memiliki RSUD sendiri dong pak.. kalo bisa lokasinya strategis yach..agar memudahkan akses2 para pasien untuk berobat. adakan jaminan keluarga miskin, SKTM, ASKES dll supaya orang depok ga kejauhan pake ke jakarta pak..kan saatnya “melayani masyarakat depok pak”..ayo masyarakat depok dan sekitarnya sadar akan pajak, agar fasilitas2 didepok terlengkapi uey..
saya kecewa dengan Bpk. Walikota Depok karena tidak mau menemui perwakilan warga dari FORKOT CIJAGO pada hari senin kemarin tgl 7 April 2008.padahal kami mengadakan unjuk rasa damai ke balaikota depok untuk menuntut kenaikan ganti rugi .Untuk ke tiga kalinya kami berdemo tetapi tidak ada hasil yang kami dapat.bapak sebagai walikota harusnya dapat membela kepentingan warga depok,apalagi kami yang tengah memperjuangkan hak kami. Pak Wali jangan diam saja, anda pernah berjanji bahwa proyek tol ini akan lebih mensejahterakan warga. dan anda pernah bilang Penggantian lahan bukan ganti rugi, tetapi ganti untung..tetapi nyatanya TIDAK pak!!!. Sadarlah Pak, bahwa anda dulu dipilih oleh warga, kepentingan wargalah yang harus diperjuangkan.
payah
yang payah itu siapa?
menurut saya pak Nurmahmudi cukup OK deh!
Liat aja sekarang, Indeks Pembangunan Manusia Kota Depok meningkat…
ayolah… berpikir dewasa dan lapang dada…
Saya tinggal di cinere, kondiasi jalan cinere raya dan gandul raya, makin jelek saja sepertinya walikota, camat dan lurah cuwek saja dengan lobang, galian PLN yang tidak selesai-selesai. Malahan bekas galian PLN membuat jalan bergelombang ditambal seadanya saja. Dimana fungsi pengawasan aparat PEMDA jangan kerja hanya asal hadir dikantor tanpa ada memberi manfaat bagi masyarakat. Bahasa agamanya jangan zolimi rakyat hanya makan gaji dan ambil uang rakyat.
Assalamuaikum…
Ayah handa Ku y9 t’HormAt!!!
Sebelum yaa saya aturkan banyak2 terima kasih atas kemajuaan Depok dri se9i apapun,semo9a apa y9 ayah handa cita – citakan t’capai demi kesejahteraan masyarakat depok sekitarnya!!!
Untuk ayah handa ku???
1. Tingkatkanlah…perkembangan kebudayaan Indonesia pd saat ini n jgn sekali – sekali lupakan Sejarah(JASMERAH) kita dalam kemerdekaan indonesia….
2. Tingkatkanlah Sektor Pendidikan y9 ada d kota depok ini….
3. ayah, jgnLah kita t’jerumus oleh Orang2 KAPITALISME yg ingin menguasai tanah Negri ini…
Ku slalu Mendo’akan untuk Mu dlm menempuh Amanat ini!!!
wasss…
SUKRON…..
PASAR TRADISIONAL YG DIKEMAS MODERN!!! PERTAMA DI DEPOK!
Pasar tradisional, yang tertanam di benak kita, identik dengan suasana becek, kumuh, sesak, bau, tata letak lapak yang semrawut dan minimnya lahan parkir. Namun sekarang, buang jauh-jauh pemikiran itu. Soalnya sebentar lagi atau tepatnya awal november 2008 akan dibangun dan dilaunching ‘PASAR SEGAR DEPOK’ yaitu sebuah pasar tradisional yang dikemas modern dan profesional dari segi pengelolaan. Dengan rencana serah terima 12 bulan mendatang maka apabila ‘PASAR SEGAR DEPOK’ ini sudah jadi niscaya kita akan melihat sebuah pasar yang tertata baik, bersih dan segar, serta bisa dibilang bagaikan sebuah supermarket di pusat perbelanjaan ternama.
Lokasinya yang strategis yaitu di Jl. Tole Iskandar (setelah jembatan S. Ciliwung) diseberangnya perumahan Bella Casa dari arah Margonda, Tentunya merupakan sebuah tempat yang teramat strategis untuk berusaha ataupun sekedar berinvestasi. Dengan dibangunnya ‘PASAR SEGAR DEPOK’ ini tentunya merupakan sebuah keuntungan dan merupakan sebuah surga belanja bagi warga Depok pada umumnya dan warga Depok II pada khususnya.
Didalam ‘PASAR SEGAR DEPOK’ ini akan terdapat lapak. kios dan ruko yang didesign bersih dan rapi dan tetap mengutamakan keakraban pembeli dan penjual sebagaimana layaknya menjadi ciri khas pasar tradisional pada umumnya. Kami menamakan pasar tradisional itu pasar modern sebab konsep penataan dan pengelolaannya memang dilakukan secara modern dan profesional. Semua kios, lapak, dan toko pedagang ditata dengan tertib. Arsitektur bangunan pasar juga mutakhir. Nantinya pasar tradisional, di sini tidak becek dan tidak bau. Pedagang dan pembeli juga akan jadi nyaman
Pasar yang yg akan dibangun akan berdiri di atas tanah seluas 1,8 hektare dan dibangun 2 lantai terdiri dari kurang lebih 440 kios, 356 lapak dan 38 ruko dilengkapi dengan area parkir yg luas dan memadai. Area pasar tersebut juga dilengkapi fasilitas khusus seperti ATM center, toilet, dan mushala.
Mau Beli, Sewa Lapak, Kios dan Ruko di PASAR SEGAR DEPOK? Please STAY TUNED! Launching 01 November 2008
Untuk info lebih lanjut HUB :
HENGKY – 081314199029 / 94376817
PT BUMI SENTOSA AGUNG
Komplek Pertokoan Versailles Blok FC No 1, sektor 1.6
BSDCITY, Tangerang
Telp : 021-53164646
Fax : 021-53164647
Semoga Anda menjadi orang yang beruntung
Memang susah kalau punya walikota yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan kelompok saja. padahal pada hakekatnya walikota adalah milik semua. begitupula dalam hal pembangunan seharusnya walikota mendengarkan berbagai pihak, sehingga hasil pembangunan jadi lebih baik.
Bpk Nurmahmudi seharusnya dapat memainkan perpolitikan di kota depok, kalau dia bisa memainkannya niscaya tidak akan sering terjadi pertikaian antara elite politik di kota depok. Kurang jeli, atau kurang tahu, atau sama sekali tidak tahu tentang manejemen politik?? Ha Ha Ha Ha itu semua wallahu alam bi sawab..
janjimu palsuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
gw heran , sama walikota, seneng bangeut buat spanduk yang isinya gak penting gitu loch,
segala makan pake tangan kanan aja dibuat spanduk, apa gak ada inisiatif yang laen yang lebih bermanfaat ?
saya salah satu penikmat kendaraan umum,” karna g` punya kendaraan pribadi”, permasalahan nya ongkos nya g`turun padahal bbm dah turun gmn dong, kadang w jadi ragu kalo mo naik angkutan, masa saya harus jalan dari rumah sampe terminal, g`lucu dong”…………..
masa orang kaya saya masih aj di porotin,……….
kalo mang tarikan angkot masih sama biar adil nya, bensin khusus wat angkotan depok g` usah turun,
w kecewa”"” ni sama aj w di tindas sama orang yang tertindas, kan g` lucu banget ………..
Inilah prestasi Walikota Depok Pak Nurmahmudi Ismail, saat sambutan disebuah forum diskusi di Depok. Kalau itu belum anda rasakan itu jadi masukan untuk beliau, kalau berita ini belum anda denger itu jadi masukan anda kenapa kok ga denger.
1. Santunan kematian Rp. 2000.000/jiwa untuk seluruh warga Depok. (Yang ini tanya yg punya keluarga meninggal, cek aja..beliau mengatakan ini sudah jalan, jgn berharap keluarga adanda segera dapet ya, karena sama aja artinya……..)
2. Peningkatan Pendapatan asli daerah dari 67M pada tahun 2006 menjadi 86M pada tahun 2007
3. Tambahan dana BOS (bantuan operasional sekolah) Rp. 10.000/siswa/bulan kepada seluruh siswa SD/MI, SMP/MTs, negeri dan swasta serta siswa SMA san SMK negeri.
4. Gratis DSP dan SPP untuk seluruh SDN dan gratis DSP untuk SMPN, SMAN dan SMKN.
5. Rehabilitasi SD/MI, SMP/MTs negeri dan swasta sebanyak 521 lokal serta pembangunan ruang kelas baru SMP/MTs negeri dan swasta sebanyak 225 lokal.
6. Bantuan pengadaan komputer terhadap 150 SMP/MTs negeri maupun swasta.
7. Bantuan untuk BMPS terhadap 15.072 guru swasta.
8. Rehabilitasi rumah tak layak huni 780 unit dan pembangunan rumah baru 55 unit bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
9. Bantuan pelayanan kesehatan kepada 8000 pasien warga miskin.
10. Rehabilitasi 8 puskesmas, penambahan lokal baru 7 puskesmas dan pembangunan 9 puskesmas baru.
11. Pembangunan jalan 426 km, pengairan 88 km, dan penataan kawasan kumuh sebanyak 11 kawasan
12. Nikah gratis terhadap 623 pasangan.
13. Akte kelahiran gratis terhadap 1.260 warga miskin.
14. Produk domestik regional bruto meningkat dari Rp. 7,5 Trilyun tahun 2006 menjadi Rp. 8,9 Trilyun pada tahun 2007.
Selain itu sudah banyak pula prestasi di bawah kepemimpinan Beliau , diantaranya :
1. Tender pengadaan barang paling transparan se-Indonesia (versi KPK, Kominfo dan Bappenas).
2. Administrasi Dana Alokasi Umum (DKU) terbaik se-Indonesia versi Departemen Keuangan RI.
3. Administrasi kepegawaian terbaik no. 2 se-Indonesia atau no.1 terbaik se-Jawa Barat (versi BKN).
4. Angka kematian bayi terendah se-Indonesia.
5. Angka harapan hidup tertinggi no. 2 se-Indonesia atau no. 1 se-Jawa Barat.
6. Kota percontohan WHO pada penanggulangan penyakit tidak menular berbasis masyarakat.
7. Juara 1 kota siaga se-Jawa Barat.
8. Peraih medali emas terbanyak se-Jawa Barat pada Olimpiade Sains dan Matematika Nasional 2006.
List ini sudah banyak di internet, dan sangat mudah di temukan pake google.
Saya juga kecewa neh dengan pemimpin walikota depok..
masa saya bikin KK sama KTP aja sampai satu bulan…padahal KK saya butuhkan untuk bikin akta kelahiran anak saya tuh
gimana dunk…kerjanya gak becus bikin janji palsu doang
saya tidak tahu harus mengadu ke siapa ,karena benar-benar sudah muak dengan kemacetan JALUR DEPOK-PS.MINGGU :
Untuk Mengurangi kemacetan jalur DEPOK PS.MINGGU ,Mohon dibangun jembatan penyebrangan JPO disekitar stasiun Lenteng Agung karena banyaknya orang menyebrang menjadi penyebab macetnya jalur tersebut setiap hari , sementara ada JPO yang tidak dipergunakan didepan Universitas Pancasila, kalau bisa dipindahkan ke lokasi tersebut diatas, kiranya segera ditindak lanjuti Terima kasih.
sekali lagi maaf kalau email ini salah kirim karena saya benar-benar tidak tahu ke siapa harus mengadu ????
hati-hati, nanti bisa-bisa dijerat UU ITE loh…kayak kasus Ibu Prita vs RS Omni
huehehe
saya mau tanya apakah pengobatan gratik bagi orang yang tidak mampu sudah tidak berlaku lagi , karena seperti yang saya dengar dari salah satu orang yang bertugas di Puskesmas Kemiri Muka yang di Jalan Juanda itu bilang seperti itu, sedangkan orang yang membutuhkan pengobatan gratis masih mempunyai kartu Askes/GAKIN untuk pengobatan gratis bagi kalangan miskin, saya butuh jawabannya.
Memang saya juga mengalami pelayanan yang tidak nyaman di Puskesmas tersebut.
- Memberikan santuan duka Rp 2 juta kepada setiap warga miskin yang meninggal. Apakah sudah terealisasi dengan sempurna? sudah
- Depok yang makin macet, misalnya jalan Margonda. Padahal dulu pernah berjanji memperbaiki transportasi di Depok. pembangunan tol Cijago
- Beberapa ruas jalan yang rusak. Beberapa hari lalu saya lewat di jalanan daerah Beji dan Sawangan, ternyata di sana juga masih banyak jalan yang rusak parah. sekarang sudah tidak, jalan kecil pun cdi cor
- Pasar tradisional yang makin semrawut, sudah ada pasar segar
pak wali kotanya narsis tulen……….selalu gonta ganti banner dengan wajahnya yg mending ganteng…….sebaiknya anda tuh liat terminal yg notabene ada di sebelah kantor anda …..katanya bekas mentri kehutanan tapi kok hobinya nebangin pohon2 di pinggir jalan margonda…..seharusnya anda tuh malu dengan Bapak Presiden yg mencanangkan 1 man 1 tree….